Kenapa Hot Dog Disebut Hot Dog "Anjing Panas" Bagaimana Sejarahnya?

 


 


Makanan ini bernama hot dog. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, artinya anjing panas. Kenapa diberi nama seperti itu, ya? Yuk, kita simak bagaimana sejarah pemberian nama makanan ini!

 

Usut punya usut, ternyata hot dog sama sekali tidak mengandung daging anjing. Hot dog pertama kali diciptakan oleh orang Jerman pada tahun 1852. Mereka berinovasi dengan membuat sosis yang berukuran lebih langsing, pipih dan panjang, berbeda dari sosis biasanya yang cenderung buntal dan tambun. Selain itu, sosis ini juga memiliki sarung yang tipis. Isiannya adalah daging cincang yang sudah diberi banyak bumbu dan kemudian diasapi.

 

Si pembuat sosis ini memiliki anjing dachshund yang kemudian menginspirasinya untuk memberi nama sosis ciptaannya karena bentuknya yang mirip. Sejak itulah orang-orang menyebutnya dengan "dachshund sausages".

 

Hot dog dulunya juga dikonsumsi tanpa roti lho!. Seiring berjalannya waktu banyak orang Jerman yang bermigrasi ke Amerika. Pada tahun 1860an inilah orang-orang Amerika mulai mengenal "dachshund sausages". Namun, dulunya sosis ini hanya dikonsumsi begitu saja, atau tanpa roti.

 

Charles Feltman adalah orang yang mempopulerkan hot dog di Amerika. Feltman adalah orang Jerman yang bermigrasi ke Amerika pada tahun 1856 saat dia masih berumur 15 tahun. Pada tahun 1867, dia menjual pie di Coney Island beach dengan menggunakan gerobak dorong. Namun, karena cuaca yang dingin orang-orang pun lebih menyukai makanan hangat. Alhasil dagangannya tidak laku. Dia memutar otak dan akhirnya mendapat ide untuk menjual "dachshund sausages" yang dijepit roti bun. Makanan yang praktis, enak, dan murah ini pun langsung meroket dan laku keras di Amerika.

 

Feltman menamai dagangannya ini dengan 'Frankfurter Sandwiches'. Meski seorang pelopor, namun usaha Feltman bangkrut karena dia menjual dagangannya dengan harga tinggi. Kemudian pada tahun 1916, Nathan Handwerker yang merupakan anak buah Feltman membuka usaha hot dog dan laku keras. Hal inilah yang menyebabkan hot dog makin populer.


Sumber: sumut.idntimes.com