Kenapa Bulan Terlihat Selalu Mengikuti Kemanapun Kita Pergi?

 





Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa Bulan selalu terlihat mengikuti kita? Entah saat berjalan kaki atau menumpang kendaraan, Bulan selalu saja berhasil menyusul kita. Apakah memang benar demikian?

 

Di malam hari saat duduk di dalam kendaraan seperti mobil, bus, dan kereta, mungkin teman-teman pernah memperhatikan ke luar jendela dan melihat Bulan. Setelah diperhatikan terus-menerus, Bulan tampak mengikuti kita ke manapun kita pergi. Bulan yang tampak bergerak mengikuti kita ini juga terlihat saat kita berjalan kaki atau saat kita naik sepeda.

 

Benarkah Bulan mengikuti kita ke mana-mana?

 

Saat kita bergerak dalam kendaraan maupun berjalan kaki, otak kita secara otomatis akan membandingkan benda-benda yang kita lewati yang terletak pada jarak yang berbeda-beda. Misalnya, kita melihat tiang lampu berlalu dengan cepat, kemudian di belakangnya ada rumah-rumah yang terlihat berlalu lebih lambat.

 

Kemudian ada pohon yang agak jauh yang berlalu lebih lambat lagi, kemudian ada bulan yang lebih jauh dan seperti tidak bergerak atau terlihat seperti mengikuti arah kita pergi. Ini namanya paralaks, teman-teman. Paralaks adalah perubahan semu pada arah suatu benda yang disebabkan oleh perubahan letak orang yang memandangnya.

 

Tapi, sebenarnya, Bulan bergerak mengitari Bumi kok, teman-teman. Hanya saja, jarak Bulan yang begitu jauh membuat Bulan seperti tidak bergerak dari tempatnya. Jarak pandang dan sudut pandang kita terhadap Bulan hampir tidak berubah, karenanya Bulan tetap terlihat meski kita sudah berjalan jauh.

 

Jadi, sebenarnya Bulan tidak mengikuti kita ke mana-mana, tapi Bulan tampak tidak bergerak secepat benda-benda yang lebih dekat karena letaknya sangat jauh.

 

Sumber: bobo.grid.id